Universitas Binawan Tampilkan Beragam Inovasi di Pameran Luaran Pengabdian Kepada Masyarakat

Tim dosen Universitas Binawan bersama warga peserta PkM
Tim dosen bersama warga foro bersama usai melakukan kegiatan pelatihan pemanfaatan program PkM.

Bermedia.id — Dalam rangka membangun jaringan kerjasama dan pengembangan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Binawan hadir dalam Pameran Luaran PkM & Community Service Bi-Monthly Meeting di Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Jakarta, Senin (8/12/2025). Pameran ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar inovasi implementasi PkM perguruan tinggi.

Pameran bertema “Inovasi Berbasis Kolaborasi untuk Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat Berkelanjutan,” menjadi ajang strategis bagi para dosen dan peneliti. Dalam ajang ini  para dosen dapat memamerkan dan berbagi praktik baik (best practice), serta memperkuat jejaring lintas institusi akademik.

Bacaan Lainnya

Koordinator Tim Dosen Universitas Binawan yang menjadi pembicara dalam pameran tersebut, Dr. dr. Agung Cahyono Tri Wibowo, MSi., menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para dosen dan peneliti untuk menambah wawasan dan jaringan kerjasama. Agung yang hadir sebagai pembicara dalam salah satu sessi seminar di pameran itu berharap setiap dosen di perguruan tinggi dapat berpartisipasi dalam pameran ini.

Tim dosen Universitas Binawan bersama masyarakatPada kesempatan itu dosen PkM Nasional ini memaparkan karya PkM yang berhasil memperoleh Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Skema Saintek dari Kemdikbudristek. Agung memaparkan hasil inovasi berupa “Kesiapsiagaan Penduduk Bantaran Sungai Ciliwung Terhadap Bencana Banjir di Jakarta” — PkM Hibah Kemdikbudristek–Saintek.

Kegiatan ini berfokus pada peningkatan literasi kebencanaan, penguatan kapasitas masyarakat, serta implementasi model pelatihan berbasis teknologi dan partisipasi warga untuk memitigasi risiko banjir di kawasan rawan.

Inovasi Unggulan

Selain mepaparkan karya PkM hibah tersebut, Tim Universitas Binawan juga menampilkan beberapa produk inovasi PkM unggulan seperti:

“Green Economy Ibu-ibu PKK Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun dan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah” oleh Apt. Dyah Ayuwati Waluyo, S.Farm., M.Farm;

“Edukasi dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Kesehatan Masyarakat Desa Sukanagalih” oleh Apt. Ernie Halimatushadyah, M.Farm;

“Sistem Alarm Kehamilan Berbasis Mobile untuk Penanganan Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi” oleh Dr. Bintang Petralina, SST., M.Keb;

“Modul Pembelajaran Kesehatan Reproduksi Braille (KEPO-Brail) Bagi Remaja Disabilitas” oleh Dinni Randayani Lubis, SST., M.Kes;

“Pemanfaatan Buah Bit Sebagai Upaya Pencegahan Anemia dan Stunting bagi Kelompok Dasawisma” oleh Irwanti Gustina.

“Kehadiran Universitas Binawan dalam forum ini mempertegas peran institusi dalam menghasilkan PkM berbasis riset, relevan dengan kebutuhan masyarakat yang diakui secara nasional melalui pendanaan hibah Kemdikbudristek. Oleh karena itu Universitas Binawan terus berkomitmen untuk berlomba menghadirkan solusi inovatif bagi masyarakat yang berkelanjutan,” tegas Agung.

Pos terkait